Jumat, November 19, 2010
Sumiati 'Hero or Zero?'
Sumiati seorang TKW yang mendapat perlakukan sadis dari keluarga majikannya Khaled salem Mal-Khamimi.
Di beberapa bagian tubuh Sumiati luka bakar dan kedua kakinya nyaris lumpah. Kulit tubuh dan kepala Sumiati terkelupas. Jari tengahnya retak. Alis matanya rusak. Bahkan bibir bagian atas hilang karna di gunting majikannya. Saya bukan mendramatisir tapi memang dramatis penderitaan Sumiati itu.
Sumiati manusia bukan hewan, seandainya hewan pun tidak pantas diperlakukan sekeji itu...
Jangan-jangan majikannya itu syetan, terkutuklah kau di neraka paling jahanam wahai majikan yang menyiksa Sumiati!!!
Kamis, November 18, 2010
Just liric
Kali ini hampir habis dayaku. Membuktikan padamu ada cinta yang nyata. Setia hadir setiap hari. Tak tega biarkan kau sendiri. Meski sering kali kau malah asyik sendiri. . . . -Dee, malaikat juga tahu.-
Sabtu, November 13, 2010
Never give up!
Bukankah jaman dulu semua orang mengatakan bumi itu datar, sampai akhirnya waktu yang memberikan kesempatan untuk kita menyadari bahwa bumi itu bulat.
- I never run away And never give up -
Rabu, November 10, 2010
Hutan kecilku...
Hutan kecilku menatap arah barat. Lama nian terbayang diam. "Merapi akhirnya memercik."
Hutan kecilku bergoyang elemennya di terpa abu. "Dapat salam dari Merapi." Ia berkata padaku.
"Kau sudah lama menghindarinya, ia mencintaimu." "Aku sibuk." jawabku asal. Jika tak sempat bertandang gemuruhnya akan slalu berkumandang. "Jangan sudutkan aku, Merapi tak seperti itu."
Hutan kecilku terkekeh-kekeh. "Tak usah kau anggap omonganku barusan. Abaikan saja aku hanya bercanda."
"Meletusnya Merapi bukan karna tingkahku kan?" Ku tatap mata hijaunya.
"Tidak ada hubungannya. Ia hanya menjalankan sunnatullah." Hutan kecil terus bergoyang berharap abu Merapi luruh. Namun tetap sia-sia. Abunya masih lekat menetap.
Minggu, November 07, 2010
"BLANK"
Waktu di Indonesia bagian barat menunjukn setengah tiga sore lewat lima menit. . .
Saya sedang berusaha nego dg hati, otak dan tubuh saya. . .
Di luar hujan dan saya di dalam ruang ber-AC...
Tubuh saya di gerakkan ke kanan sakit ke kiri juga salah dan perlahan sinusitis mului menyerang... Bersin-bersin, meler dan sakit di dahi. . . .*udah biasa gak panik lg.*
Otak saya benar-benar blank, empty. Kosong melompong. Tak bisa berpikir apa-apa... Padahal saya sering meneriaki otak saya : "cukup. Saya lelah berpikir." karna kepala saya sangat aktif berpikir dan bosanan...
Apalagi yang harus dikerjakan, setelah ini apa lagi, apa lagi? Saya pernah di tegur teman supaya diamlah sejenak!! Diam diam saja dan jangan berpikir apa pun! Kalau ditanya apa yang saya pikirkan?pasti jawabanya "gak ada?" dengan senyum meragukan tanda mikir.. Kalau di tanya apa yang dinginkan untuk masa depan? Jawabnya juga 'gak tau???'
Saya cuma jalani hidup yang sekarang ini.. . Yaa.. Cuma satu hari lepas dari satu hari. . . Saya ga pernah mikir apalagi memprediksi..besok ya besok. . . Hari ini ya hari ini. . . Lah wong bisa saja game over skrng ini bkn?:-)
Bagaimana kondisi hati...
Hati saya terlalu rapuh karena seperti dilenyapkan...
Dianggap tidak pernah ada...
Saya rasa hati saya cuma merasa. . . *****
Atau malah salah merasa tapi ini sakit terasa. . . . .
Jujur saja ini menyakitkan. . .
Ini menyakitkan hati yang rapuh. . . . *Plz dont do that!
Dont make me crying again kamocheng!!:'(*
Seandainya bisa tanpa otak, tanpa tubuh, tanpa hati.... .... ... *gak usah hidup wul. . .*
Bidadari badung...
Gadis kecil berlari kesana kemari.
Tak peduli gaunnya tersingkap angin.
Dia ingin terbang
Dia ingin bebas.
Melihat semua warna warni dunia.
Gadis kecil ingin tahu segalanya.
Mencari jawaban yang masih ada tanya.
Dia buka mata
Dan buka telinga.
Melihat semua kepincangan dunia.
Kebebasan yang diingini adalah tidak menggunakan papan nomor di dada.
Berbuat ikuti kata hati tanpa beban aturan.
Gadis kecil mengalir ikuti arus.
Susuri panas dan dinginya dunia.
Dia terus terbang bagai bidadari.
Menaburkan bintang ciptakan keajaiban.
Biarkanlah dia mengejar mimpinya.
Biarkan kulitnya jadi hitam biru. . . .
*liric bidadari badung 1995.*
Tante Oppie... Terima kasih atas lagunya yang membuat saya terinspirasi menjadi 'bidadari badung'....:-)
Seorang bidadari badung yang tinggal dirumah keOnG dan slalu gambling dengan jendral dalam menentukan hidupnya. Catatan diary nya seperti liputan 6 petang. Hari-harinya selalu di habiskan dirumah sakit. Sambil up date status lewat handphone berkaret.
-kutipan notes seorang kawan di face book.-
Bidadari badung tak bersayap tak rupawan.
Hanya ingin terbang bebas berbuat ikuti kata hati....
-twul-
Sebuah kutipan.
"Dulu kita hidup di desa, lalu kita hidup di kota dan sekarang kita akan hidup di Internet. . . ."
-di kutip dari Harian Kompas-
Jumat, November 05, 2010
Hidup ini tidak adil. . .
Hidup ini tidak adil. . .
Keadilan hanyalah konsep yang dilahirkan dari pikiran.
Sedangkan dunia ini sama sekali tidak mengerti konsep tersebut.
Jadi apakah yang dikeluhkan?
Bukankah istilah adil muncul hanya karna adanya ketidakadilan?
Jika semua sama rata apakah masih ada gunung?
Jika semua orang kaya, apakah masih ada petani?
Jika panas matahari merata keseluruh dunia, masih adakah kutub utara?
Jika kutub utara tidak ada, masih samakah daratan?
Jika semua orang dipenuhi kehendaknya, masih adakah ketertarikan.
Jika tidak ada kejahatan, masihkah dunia ini disebut bumi?
Jika kekuatan tim sepak bola semuanya merata. Masih adakah kompetisi? Masih adakah tontonan.
Life is unfair? Yes!!
Life is fair? yes juga.
Jika semua hal di dunia ini berjalan dengan baik. Maka sangatlah tidak adil buat orang yang sedang mempersiapkan tiketnya ke neraka. Karna mereka tidak punya tempat transit untuk mengisi bahan bakar pesawat mereka.
Adilkah ini???
Reportase..
00:40 malam tadi terjadi erupsi Merapi bersifat eksplosif 2x lebih besar dibanding hari kamis lalu, terjadi lebih dari 600x gempa, daerah aman diperlebar sampai radius 20km. Pengungsi di Kaliurang atas di evakuasi ke arah bawah. Yogya sempat mengalami hujan kerikil selama satu Jam. . .
Ya Allah... Lindungi kami. . .
Kamis, November 04, 2010
Si Aston gak pake Kutcher...
Aston Paramount hotel & conference center. . . .
Saya mimpi jatuh dari lantai 12 hotel Aston. . . . Wew. . . Berasa deg-deganya. Jatung saya maraton sampai mau copot. Bagus saya langsung bangun dari mimpi. Kalau tidak saya sudah masuk berita Patroli siang ini.:-P
"Ditemukan seorang suster terjatuh dari lantai 12 hotel Aston yang baru diresmikan oleh bapak mentri. *apes deh tuh hotel, belum terima tamu yang menginap udah ada suster ngesotnya... Pakai baju pink lagi.*hehehe.
Tidak disangka di belakang MnC yang slalu di bilang anaknya Rumah sakit 'S' terdapat hotel bintang 4 cuy. . . .
Saya jadi saksi waktu peletakan batu pertamanya. *penting ye?* dari mulai tanah yang di gali dan terbentuk seperti danau buatan...
Ayah saya bilang itu lagi buat safety tank nya dulu... Hahahaha... *mau aje di bo'ongin.*
Sampai penanaman paku bumi yang amat sangat mengganggu kami. Karena getarannya itu lho bikin orang seantero MnC heboooh.
Di kira mereka telah terjadi gempa bumi. . .
Sampai dokter gigi yang sedang praktek lari keluar ruangan.
"Susterrr. . . Gempaaa...
Susterr gempaaaaa?!"
Piye toh dok? Pasien mu lagi mangaaap di tinggal kabur?!!! *ketawa guling-guling saya.*
Gimana kalau ada pasien kandungan yang lagi papsmear atau pasang IUD. . . Kasian dunk dok, pasien lagi 'ngengkes' ditinggalin...:-P
Dan berdirilah dengan Megah dikawasan Gading serpong si Aston gak pake Kutcher. . . .
MnC tempat saya bekerja pun mulai menerima pasien rawat inap. Kami hanya bermodalkan infusan. Menginapnya di hotel Aston ya. Kerja sama yang menguntungkan bukan?hehe.
Dari awal saya selalu membayangkan bisa menginap di Aston hotel, tapi bukan di kamar yang fasilitas VVIP atau di penthousenya.
Saya hanya mau menginap di lantai paling atas Aston yang langit-langitnya langit beneran. Saya mau buka tenda Dum untuk dua orang. . . .hohohoho. . .
Pasti indah bisa melihat bintang lebih dekat. . . Bisa merasakan Mmmm... Mmmm... Mmmm... Mmmm...
Mmmm...
*menggeliat lah sang pemimpi...***
Langganan:
Postingan (Atom)