Tampilkan postingan dengan label ini puisi mungkin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ini puisi mungkin. Tampilkan semua postingan

Kamis, Desember 03, 2009

Tanpa judul

Hari ini... terlewati dengan sepi ku sendiri ku Namun ku lewati juga.... angan ku dan mimpi ku Sayup-sayup terdengar jentik-jentik terasa dalam hati Rasa yang dulu pernah hilang Hari ini terlewati dengan merindunya hati ku... @rmh keOng

Selasa, November 24, 2009

Aku...

Aku gelisah di ujung malam.. Cahaya bulan menyala dalam impian tapi tak kunjung nyata ku raih... Aku berpikir Hidup yang ku tempuh Apakah seindah alir air? Aku berpikir,apakah hidup yang ku jalani berakhir di titik ini? Malam datang Malam pergi Seperti jam berdentang... Rahmat atau kutukan? Kerinduan yang mengendap di dalam hati.. Karna diri mu hanya bayang-bayang yang tak dapat ku sentuh namun batin tak lelah menunggu.... -rumah keong- 150609 -twul-

bukan berarti....

Bukan karna kita belum pernah bertemu atau di pertemukan. Yang jelas kita terpisah jarak dan waktu dan bukan berarti berhenti saling mengingat berhenti saling perduli.. Bukan berarti semuanya di awali dengan jabat tangan.. Bukan berarti pertemanan tidak bisa di jalani.. Yang pernah ada tak akan hilang.. Yang tak pernah bertemu di pertemukan.. Yang pernah hilang di pertemukan kembali.. Dari sini semua berawal... untuk para kepompong Twul -rmh keong-

PenyemangatKu...

Duduklah, wahai penyemangatku.. Di sini, embun pelipur dahagaku. Di hati antara sakit dan lupa.. Ku biarkan kau sematkan rembulan. Seperti cahaya menerangi duka ku. Dari jauh ku rasakan hadirmu menghapus sedihku. Biarkan pagi kembali dan malam menghilang.. Tak usah kau sering menoleh padaku.. Karna diam-diam.. Aku mengendapkan rindu untuk mu.. ¤untuk penyemangat ku si muka senyum it's my rock N roll sweetHeart -rmh keong- Twul..

Sabtu, November 21, 2009

Dari embun

Dari embun aku ingin jatuh dari daun demi daun helai demi helai Mengalir di resap tanah Dari embun Aku menjadi sealiran air dari hilir ke hilir dari sungai ke sungai menuju laut Dari embun Aku dtelan laut bulat-bulat. .~14feb'04~From : my b

Katakanlah

Katakanlah aku bisa menjadi Embun Akankah aku bisa memberi kesegaran Matahari terlalu terik belakangan ini Apalah arti setitik embun untuknya Katakanlah aku ingin menjadi matahari bukankah akan banyak air yang menguap oleh panasku Katakanlah aku ingin menjadi air bukankah akan banyak rumah yang tenggelam jika aku meluap Katakanlah aku ingin menjadi sungai masih adakah laut bersedia menerima kedatanganku dengan sejuta limbah dan sampah berkubang di badanku Katakanlah aku inginkan smua itu akankah memberi nilai berbeda untuk sesuatu? dikirimkan oleh B tanggal 14 febuari 2004 untuk twul.

biarkan

Cukup sudah diriku kini menghadapi risaumu..
tlah kuberi rasa belahan makna hidup.
biarkan ku seorang diri melintasi sunyiku.
tuk memberi penawar hati perasaan jiwamu.
jangan kau biarkn aku merasakan lg perasaan indah dari mu.
Jangan paksakan lagi luka antara kita.
biarkan ku berjalan tuk menuju waktu dan temui jiwaku.

Rabu, November 18, 2009

Aku bukan putih. Bukan hitam.Bukan juga merah. Aku abu-abu.. Bersamaku,kau akan menemukan tawa di dalam jiwa yang kosong. Bersamaku,kau akan dibuat bahagia mesti palsu. Bersamaku,kau akan tersesat karna jejak ku tak tertinggal. Bersamaku,kau akan slalu bertanya..Kapan jiwaku terlahir lagi? Kapan hati ku terisi lagi? Aku mengapung,melayang Membesar,memudar,mekar, mengecil.. Tak kau temukan juga. Aku tetap abu-abu.. Pelan-pelanku kabarkAn kematian jiwa ku,hilang tak berhati. Kau tak bias menghentikan nya. twul @rmh keong

Memeluk mu...

Aku ingin menjadi sesuatu untuk mu. Memelukmu dengan tubuhku yang dingin. Menjadi selimut dari ketakutan mu. Pejamkan mata mu. Ku ciptakan mimpi indah dalam tidur mu. Yang bisa di jadikan harap untuk mu. Ku berikan cahaya untuk menemani gelap mu. MendekatDan aku akan memelukmu dalam kehampaan.. -rmh keong.-. Twul.

Dalam tidur

Dalam tidurAku menemukan mu. Dalam tidurAku bisa memeluk mu. Dalam tidurMeski sekali kamu berkata.."sarangeo" Hanya dalam tidur kamu ada untuk aku. *My smiley face* -rmh keong-

untuk mu sahabat....

Sunrise kembali berlaga Hiasi irama kicau pagi Dengan seribu cahaya malam Senyum dan tawamu Laksana embun kala fajar Tatapan diiringi nasihatmu Menolong, hindari kekecewaan Gayamu tak mau pudar Walau basahi tetes embun Jiwamu tak sering pudar Walau dibasahi tetes hujan jiwa tak sering mendung biar disirami kepanasan Tak ingin menjadi saksi Kesedihan parasmu Jangan sampai kuterbakar Menghentikan cucuran air matamu Tersenyum tertawa dan berhagialah Seperti alunan kicau burung dikala Sunrise… Lawan dan tolaklah kesedihan Umpama ombak laut sewaktu sunset Diri ini akan dibelakangmu slalu…

semakin...

Semakin aku merasa takut Semakin aku merasa ingin sendiri Semakin aku ingin melangkah memilikimu Semakin aku merasa akan kehilanganmu Semakin aku menghindar dari rasa itu Semakin dalam hati ini untuk mu Saat aku ingin menatapmu Semakin sulit aku menemukanmu Saat aku ingin memperhatikanmu Semakin jauh dirimu berada Saat aku di dalam keramain Semakin aku merasa kosong dan sepi Aku tidak ingin mengakui Aku menangismu Aku tidak ingin mengakui Aku mencintaimu Aku tidak ingin mengakui Aku sering memikirkanmu Aku tidak ingin mengakui aku sangat merindukanmu Apa kamu hanya ilusi? Apa kamua hanya ada dalam pikiranku? Apa saat ini aku tertipu lagi oleh perasaanku sendiri? Apa semua ini kembali memepermaiankan aku? 07-03-08 T’wul